24 Sep 2008

Nutrisi Ibu Hamil

Oleh Liliyana W. Tandarto
Setiap calon ibu tentu mengharapkan bayinya lahir sehat dan kelak menjadi anak yang cerdas, begitu pula harapan seorang ibu vegetarian. Selama ini kaum vegetarian sering dipojokkan dengan anggapan bahwa kelak anak yang dilahirkan akan tidak sehat dan tidak cerdas. Seakan dikatakan, anak yang dilahirkan dari orang tua non vegetarian pasti sehat dan cerdas. Apakah demikian kenyataannya? Tentu saja tidak, karena sehat atau tidaknya, cerdas atau bodohnya seorang anak yang dilahirkan sangat dipengaruhi oleh pengaturan gizi si calon ibu ketika hamil bahkan sebelum hamil, yaitu bagaimana memilih dan mengkombinasikan karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral secara lengkap bagi tubuh.

Sangatlah penting bagi ibu vegetarian yang hamil, untuk memerhatikan susunan menu dan kandungan gizi makanan sehari-harinya, karena menurut para ahli, kesehatan dan kecerdasan seorang anak sudah dimulai pada saat berada dalam kandungan ibunya. Seperti otak contohnya, selain disebabkan gen bawaan, sebenarnya proses pembentukan otak sudah dimulai sejak akhir minggu keempat setelah terjadinya pembuahan. Juga gigi, yang mana bibit susunannyapun sudah mulai terbentuk sejak bulan ketiga kehamilan.

Menurut Yusnalaini Y. Mukawi, M.Sc (Nova no. 632/XIII-9 April 2000) ada tiga tahap pertumbuhan/ perkembangan janin dalam uterus.

Tahap pertama : dua minggu setelah pembuahan, masa pembentukan plasenta.
Tahap kedua : dari minggu kedua sampai minggu kedelapan, saat terbentuknya sebagian besar organ-organ penting seperti jantung, ginjal, otak dan hati.
Tahap ketiga : dari minggu kedelapan sampai kelahiran adalah saat sel-sel tubuh janin mengalami perkembangan dan pembesaran.

Hal ini diperkuat oleh dr. Andrew S. Setiawan, dokter spesialis kebidanan dan kandungan dari rumah sakit Medika Gria (sekarang Royal Progress), yang mengatakan bahwa trimester pertama dan trimester kedua adalah masa pembentukan organ tubuh si jabang bayi. Oleh sebab itu kekurangan gizi pada trimester satu dan trimester kedua kehamilan dapat mengakibatkan gagal janin, keguguran, lahir cacat ataupun lahir prematur.
Untuk mencegah hal ini, walaupun pada umumnya masa trimester pertama para calon ibu kesulitan makan karena rasa mual, mereka tetap disarankan makan dengan jumlah sedikit tapi sering daripada sekali makan banyak tapi muntah.
Sedangkan pada trimester terakhir kehamilan terjadi perkembangan yang pesat terhadap otak janin.

Menurut para ahli, selama masa kehamilan seorang ibu membutuhkan tambahan energi sebesar 300 kalori perhari. Energi ini dapat diperoleh dari karbohidrat,dan lemak yang merupakan sumber energi. Karbohidrat dapat diperoleh dari nasi, kentang, jagung, roti, singkong dan sejenisnya. Sedangkan lemak didapat dari minyak santan, kacang-kacangan yang gurih, margarin dan sebagainya.

Makanan ibu selama kehamilan sangat menentukan kesehatan dan kecerdasan anak yang akan dilahirkan. Oleh sebab itu, wanita hamil haruslah benar-benar memerhatikan makanannya. Sayangnya banyak ibu hamil seringkali takut makan karena khawatir bayinya tumbuh besar, sehingga sulit melahirkan. Hal ini tidak dibenarkan karena ibu yang kurang makan dapat mengakibatkan kekurangan gizi. Hal ini sangat berbahaya, karena kalau ibu kekurangan gizi, akan melahirkan bayi dengan berat badan kurang dari 2500 gram atau yang biasa disebut BBLR(berat badan lahir rendah) padahal berat badan bayi waktu lahir sangat penting bagi daya tahan fisiknya. Hasil penelitian menunjukkan 174 dari BBLR meninggal dalam jangka waktu empat minggu pertama kehidupannya. Untuk mencegah hal ini maka tidak ada jalan lain bagi ibu hamil selain lebih memerhatikan gizi makanan yang dikonsumsinya.

Zat gizi ibu hamil
Zat gizi yang diperlukan oleh ibu selama masa
kehamilan adalah :

Protein
Protein merupakan nutrisi yang paling penting bagi janin. Asam amino yang menyusun protein sesungguhnya berfungsi untuk membangun pelindung tubuh. Tugas protein adalah membangun struktur utama sel dan lapisan yang membentuk otot, tulang, jaringan pengikat, dan berbagai dinding lainnya.

Protein dibentuk oleh kombinasi dua puluh dua macam asam amino. Empat belas asam amino dapat diproduksi oleh tubuh, sedangkan delapan lainnya yang disebut asam amino esensial, diperoleh dari makanan.
Kebutuhan protein dalam keadaan normal adalah satu gram perkilogram berat badan sedangkan pada wanita hamil ditambah 12 gram. Jadi misalnya berat badan anda 50 kilogram maka selama kehamilan protein yang dibutuhkan adalah 62 gram .
Bagi seorang vegetarian, sumber protein bisa didapat dalam bahan makanan seperti roti gandum, mie, kacang-kacangan, margarin, tahu, tempe dan oncom.

Vitamin
Menurut Yusnalaini, vitamin-vitamin yang perlu diperhatikan kecukupannya selama masa kehamilan dan menyusui adalah vitamin A, B, C, dan D.

Vitamin A dibutuhkan untuk pertumbuhan. Vitamin B1, B2 dan niasin untuk menghasilkan energi. Vitamin B6 untuk mengatur penggunaan protein oleh tubuh. Vitamin B12 dan asam folat untuk pembentukan sel-sel darah dan sistim saraf. Vitamin C membantu tubuh menyerap zat besi, sehingga dapat mencegah timbulnya anemia. Selain itu, selama hamil vitamin C dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan persendian janin. Vitamin D dibutuhkan untuk membantu penyerapan kalsium. Sedangkan kalsium sendiri dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi.

Dalam buku Makanan Anak Untuk Tumbuh Sehat (hal 26) yang diterbitkan seri majalah Ayahbunda dalam table anjungan kecukupan gizi untuk wanita hamil tertulis kebutuhan wanita dewasa berumur 20-39 dengan berat badan 47 kg membutuhkan Vit. A (RE) sebanyak 3500 dan untuk wanita hamil ditambah 500, Vit. B1(mg) 0,8 untuk wanita hamil ditambah 0,2 mg. Kebutuhan akan Vit. B2 dalam masa normal sebanyak 1,3 mg dan untuk wanita hamil ditambah 0,2 mg. Niasin dibutuhkan sebanyak 12,4 mg dan ketika hamil membutuhkan tambahan sebanyak 2 mg. Vitamin C dibutuhkan 20 mg dalam keadaan normal dan untuk wanita hamil ditambah 20 mg.

Sumber vitamin A adalah sayuran, buah-buahan hijau dan kuning kemerahan. Sumber vitamin B1 adalah biji-bijian, padi-padian dan kacang-kacangan. Sumber vitamin B2 adalah sayur-sayuran, daun-daunan dan kacang-kacangan. Makanan yang mengandung asam folat adalah kacang-kacangan, serelia (biji-bijian), dan sayuran berwarna hijau. Pada tiga bulan terakhir kehamilan, ibu membutuhkan tambahan tablet asam folat.
Niasin terdapat dalam biji-bijian dan kacang-kacangan sedangkan vitamin C terdapat dalam sayur-sayuran dan buah-buahan.
Vitamin D dapat diperoleh dari sinar matahari.
Vitamin tidak dapat disimpan dalam tubuh, oleh sebab itu harus dikonsumsi setiap hari. Jika ingin mengkonsumsi vitamin tambahan, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter, karena dikhawatirkan menjadi racun bagi tubuh di saat hamil.

Mineral
Tiga macam mineral yang sangat penting pada masa kehamilan adalah : zat besi, kalsium dan seng.
Zat besi berguna untuk memproduksi hemoglobin (pengikat oksigen dalam sel darah merah). Janin yang sedang berkembang membutuhkan zat besi untuk persediaan darahnya yang juga sedang berkembang. Di samping itu selama hamil, volume darah anda meningkat sampai 30%. Plasenta yang terdiri atas pembuluh-pembuluh darah yang sangat kecil juga membutuhkan zat besi. Melalui plasenta inilah bayi memperoleh oksigen dan zat-zat gizi dari makanan yang anda konsumsi. Dalam persalinan, anda akan kehilangan banyak darah. Zat besi sebaiknya dikonsumsi sepanjang masa kehamilan. Dalam keadaan normal untuk wanita hamil berberat badan sekitar 47 kg membutuhkan 28 mg dan dalam keadaan hamil memerlukan extra 2 mg.
Sumber zat besi adalah kacang-kacangan, sayuran berwarna hijau, buah-buah kering seperti kismis, coklat serta tepung terigu.
Kalsium, dibutuhkan sejak usia kehamilan 4-6 minggu untuk membentuk tulang dan gigi bayi. Jika ibu kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung kalsium, bayi akan mengambil persediaan kalsium yang ada dalam tulang ibu. Akibatnya, ibu akan menderita kerapuhan tulang. Menurut Yusnalaini, pada trimester II dan III dianjurkan penambahan 400 mg kalsium perhari dari sebelum hamil.
“Sumber kalsium dapat diperoleh dari aneka pangan seperti satu skup es krim (cari yang vegetarian), 100 gram sawi, dan satu cangkir caisim masak mengandung kalsium antara 200-300 mg. Adapun bahan makanan yang dapat meningkatkan daya serap kalsium tersebut kubis hijau, bayam, labu, bungkil kacang tanah,” kata Haryanto MKes, ( Jambi Independent Online 7/9/07)
Sedangkan seng adalah penting bagi perkembangan otak dan sistim saraf bayi. Kekurangan jenis mineral ini dapat menyebabkan kegagalan-kegagalan kelahiran seperti keguguran, pertumbuhan janin tidak sempurna, lahir mati atau cacat bawaan. Sumber makanan yamg mengandung mineral seng adalah sereal tumbuk, kacang.

Air
Kalau dalam keadaan tidak hamil, air yang dibutuhkan sebanyak dua liter atau sekitar delapan gelas sehari, maka selama hamil kebutuhan air meningkat karena anda lebih sering buang air dan berkeringat. Karenanya, anda harus lebih sering minum, agar cairannya dapat tergantikan. Jika air putih membuat anda mual karena rasanya yang hambar, anda dapat menggantinya dengan jus buah.

Sebaiknya, anda menghindari soft drik, karena kandungan kalorinya dapat menyebabkan bayi anda kelebihan berat badan. Juga hindari mengkonsumsi kopi, coklat dan soft drink. karena kafein yang dikandungnya dapat meningkatkan tekanan darah.

Pola makan
Terrpenuhinya gizi ibu hamil sangat ditentukan oleh pola makannya. Ibu hamil harus makan tiga kali sehari yaitu sarapan, makan siang dan malam disertai dua kali makanan selingan.
Sarapan merupakan pola makan yang sangat penting sepanjang hari. Biasanya rasa lesu dan mual selalu menyerang pada pagi hari. Hal ini disebabkan oleh kadar gula pada pagi hari menurun, karena perut kosong berjam-jam. Hindarilah makanan yang mengandung asam seperti jeruk dan makanan berlemak tapi makanlah makanan yang mengandung protein.
Hindari makanan yang berkualitas rendah, yaitu makanan-makanan yang berkalori tinggi, yang hanya mengandung banyak gula atau berlemak tinggi tetapi kurang zat gizinya. Contohnya soft drink, keripik kentang, keripik ubi dan sejenisnya. Hindari juga makanan mentah karena biasanya potential mengandung kuman. Ibu hamil juga tidak dibenarkan makan sembarang obat termasuk pemakaian obat kulit, tanpa konsultasi dengan dokter kandungan, karena bisa mempengaruhi perkembangan janin.
Medio Mei 2001 untuk Infoveg edisi Juni 2001. Edited, 24 Sep 08.
Referensi: majalah Ayahbunda dan tabloid Nova. Foto dari Google Image Search

2 comments:

  1. Dear Lilyana, thx infonya berguna banget.
    Mau tolong tanya kalo sesudah melahirkan biasa di keluargaku ada kebiasaan untuk makan ayam yg ditim dengan ang ciu, katanya buat cia po. Kalo untuk vegetarian makan apa ya? Thx sebelumnya.

    ReplyDelete
  2. Hi Stella, sama,di keluargaku juga begitu.Gampang, tinggal ganti ayamnya dengan tahu tempe, atau gluten vege, sebenarnya yang untuk po kan obat2an tim itu, jadi yang penting minum airnya, bukan ayamnya yang bikin po/kuat. oh ya ,jangan lupa jika sudah dekat melahirkan baca artikel gizi anak vegetarian ya di label child.Jika masih ada pertanyaan jangan sungkan, senang bisa berbagi.

    ReplyDelete

Ingin mendapatkan pemberitahuan update artikel dari New Vegetarian Planet langsung ke alamat Email Anda? Silahkan masukkan email Anda di bawah ini, setelah itu masuk ke inbox email Anda untuk mengaktifkan email dari FeedBurner:

Delivered by FeedBurner

From Me

New Vegetarian Planet is dedicated to promote understanding and respect for vegetarian lifestyles either from aspecs of spiritual, ethics, health, environment et cetera. May be copied only for personal use or by not-for-profit organizations. All copied and reprinted material written by me must contain weblog link http://www.newvegeplanet.blogspot.com
Finally, I hope more people will understand the reasons for choosing a vegetarian way of life. Come on to hold hands, we struggle for the safety of humans, animals, and this beloved earth through vegetarianism.
Best regards Liliyana Waty